Eksistensialisme

Banyak yang berkata, “Mana generasi sekarang, diam berpagut lutut sajakah melihat keadaan sedang terjadi sekarang ini?”
hanya sekedar melihat tanpa ada suatu aksi dan demo untuk menuntut suatu kesalahan.

“Satire” memang kata-kata orang yang berkata tanpa melihat situasi sebenarnya itu. Mengapa? kenapa generasi sekarang agak sedikit “pendiam” dibandingkan angkatan geerasi lalu-lalu. Mungkin di masa ini sudah banyak aliran pemikiran hedonis memasuki benak serta jiwa generasi sekarang. Salah memang. Namun tak semua generasi seperti itu bukan?

Terlebih lagi arus teknologi informasi amat deras memasuki negara dunia ketiga. Tentu kita pun juga bagian dari dunia ketiga alias sedang berkembang.

Akibat banyaknya informasi yang masuk ke dalam negara kita jelas mengubah juga pemikiran masyarakat di dalamnya. Sekarang jelas, amat sedikit orang mau menjadi nasionalis, memikirkan masa depan negeri, terlebih nilai suatu kemajuan bangsanya.

Pengaruh hedonisme mencokol akut dalam pemikian generasi sekarang. Ironis? jeals ironis sekali. Penuilis teringat akan pemikiran eksistensialisme. Artinya dalam kamus besar Bahasa Indonesia ialah, paham aliran berasal dari ajaran filsafat menyatakan manusia harus bertangung-jawab atas perbuatannya sendiri. tanpa membedakan mana yang benar dan tidak benar.

Lantaran di zaman sekarang banyak generasi hanya dapat berbicara tanpa melakukan suatu hal berarti. Tak lupa, hanya bisa menjadi penonton dalam persaingan bebas di zaman sekaran ini. Amat dibutuhkan generasi eksistensi dewasa ini. Hidup kaum Eksistensialisme!!!

Tentang averoslubis

cute, santai dan yoman sajalah...
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s