Orang “lucu” yang Berjanji “Lucu”

Andai kata Iwan Fals hadir di tengah diskusi yang saya pimpin beberapa tempo lalu. Pasti dia akan tertawa geli. Apa sebab? Ya, dia akan keki seraya terbahak geli melihat orang-orang disekeliling saya ketika itu. Ataupun dia akan menyanyikan lagu, Jangan Bicara, karyanya yang luhur itu dengan keras-keras di wajah seluruh peserta.

Alasannya cukup sederhana. Namun amat dalam. Ibarat mengalahkan galian Sanyo yang katanya hampir puluhan meter. Ya, dia melihat orang “lucu” yang berjanji “lucu”. Itulah sumbu penyebab bang Iwan emosi meledak, bak kompor meleduk. Bahkan saking extreme-nya jangan-jangan bang Iwan akan meludahi wajah orang “lucu” yang berjanji “lucu” itu.

Nah, bila tulisan ini terus dirangkai kata demi kata, hanya kekesalan yang terungkap. Usai semua terjadi, di malam agak mendung nakal ini hingga akhir nafas menghirup udara di bumi. Saya hanya mengambil hikmah. Cukup gerah mendengar lagi kata, ”Saya Paham, saya mengerti, aman semua, tenang terkendali.”

Kemudian, bila saya diajak untuk taruhan kepada orang-orang yang berkata seperti tadi. Penuh pongah dan keyakinan saya pasti menang sembari berkata, “Hai orang ‘lucu’ yang berjanji ‘lucu’ jangan berani taruhan dengan saya deh?”

Apa sebab? Ya, pasti saya yang selalu menang!

Tentang averoslubis

cute, santai dan yoman sajalah...
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s